Hijrah yang pertama pada tanggal 5 rajab 615M merupakan ujung dari perihnya hati Rasulullah ﷺ, beliau terpukul dan teraniaya menyaksikan siksaan terus menghujani para sahabat sedang rasulullah ﷺ sendiri mendapat perlindungan dari Abu Thalib. Hari demi hari, bulan demi bulan tekanan mereka semakin keras kepada kaum yang lemah, semakin terasa sempit kehidupan mereka di Makkah.
“seandainya kalian pergi ke negeri Habasyah, karena negeri itu dipimpin oleh seorang raja yang tidak satupun dari rakyatnya yang terdzolimi dan bumi itu adalah bumi yang aman. Tinggallah kalian disana hingga Allah memberikan jalan keluar kepada kalian dari apa yang menimpa kalian”
Atas perintah rasulullah, berangkatlah rombongan yang terdiri dari 12 orang laki-laki dan 4 orang wanita itu menuju bibir pantai As-Syuaibah yang jaraknya 90km dari Makkah untuk menyebrang menuju Habasyah dan kemudian mendapat perlindungan disana..
Hijrah menjadi bagian penting dalam alur hidup para sahabat, dimana ketakutan dan rasa sakit memuncak mengancam dan memaksa untuk pergi menyelamatkan jiwa dan agama. Meninggalkan harta benda dan keluarga terkasih.
Tidak remeh keputusan hijrah dan pengorbanannya para sahabat. Bedakan hijrah para sahabat dengan hijrahnya kids jaman now yang sudah merasa shalih dengan beberapa helai jenggot, atau jilbab yang beberapa senti lebih panjang, yang dengan bangga ia memamerkannya di sosial media.
Wallahu alam, tidak bermaksud menyinggung..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar